Posted in Uncategorized

My First Ever Nevasca <3

Tadi malem tanggal 17 Mei 2014, ada acara besar per tahun milik SMAN 1 Malang (almamaterku yang dulu), yakni NEVASCA (The New Viva of SMANSA Creation) dan selama 3 tahun aku sekolah disana belum pernah aku menginjakkan kaki di dalamnya. Jadi, tadi malam adalah the first ever NEVASCA for me.

Berasa udik sih, tapi worth it lah karena dari guest star NEVASCA selama ini, aku paling mudeng cuman lagunya tangga. Bahkan dari semua performance tadi malem, aku paling suka MARSUPILAMI (XII IPA 5), mereka ini pemenang pensi kecil SMAN 1 yang kami sebut dengan Markarasta. Cerita performance mereka itu simple, Snow White tapi wow kalian kalo bisa liat kostumnya, gerakan dancenya, konsep segala macemnya, sampai properti mereka itu nggak bakal kelihatan kalo mereka anak SMA men! Salutlah buat mereka, dan markarasta tahun ini emang notabenenya markarasta terakhir mereka :’) Lulus Lolos semua ya dek 😀

Dan performance favorit berikutnya ya SPECIAL GS-nya, TANGGA. Aku nggak yakin mereka bawain berapa banyak lagu, tapi seenggaknya aku ngerti 3 diantaranya. Meski nggak tau judulnya tapi aku ngerti liriknyalah :’) Maklum karena hampir 7 tahun aku stuck di dunia K-pop dan nggak ngeh dengan lagu Indonesia. Peace! ^^v

Ini foto tiket NEVASCA kemarin :

Image

tema NEVASCA tahun ini itu Groovy party, dan bagi kalian anak-anak kecil yang nggak bisa masuk Club Malem seperti Hugo’s dan kawan-kawan, NEVASCA kemarin nyediain DJ buat kalian ber-ajeb-ajeb ria :

Image

 

fotonya nggak seberapa bagus, tapi kelihatan lah ya. Jadi, yang nggak nonton NEVASCA 2014 tadi malem bisa dijamin rugi loh! Sampai ketemu tahun depan guys!

 

Posted in Uncategorized

Maaf

Hai kamu,

Setelah hampir 4 bulan tidak bertemu, Allah akhirnya mempertemukanku denganmu, bukannya gimana ya tapi harusnya reaksiku tidak berlebihan seperti yang telah kulakukan kemarin. Seharusnya aku cukup tersenyum karena bisa melihatmu sehat dan bahagia saat itu. Aku yakin itu artinya memang ini jalan terbaik buat kita, khususnya buatku. Memandangmu dari kejauhan tanpa kamu tau, harusnya memang begitu sedari dulu.

Kalau dipikir lagi, gadis itu beruntung ya, bisa mendapatkan hatimu tanpa harus bersusah payah. Sedangkan aku, harus berusaha keras untuk mendapat perhatianmu. Tetapi melihatmu tertawa lepas bersama teman sekelasmu kemarin membuatku tersenyum, senyuman itu yang dulunya bisa kulihat setiap hari dan senyuman itu pula yang selalu kutunggu setiap harinya. Hanya saja kali ini hanya impian kosong belaka untuk melihat senyuman itu setiap hari.

Untuk terakhir kalinya, maaf karena aku pernah perhatian padamu, maaf jika aku pernah membuatmu terganggu, maaf karena aku pernah menyukaimu dan maaf karena aku pernah sayang padamu