Posted in Uncategorized

Maaf

Hai kamu,

Setelah hampir 4 bulan tidak bertemu, Allah akhirnya mempertemukanku denganmu, bukannya gimana ya tapi harusnya reaksiku tidak berlebihan seperti yang telah kulakukan kemarin. Seharusnya aku cukup tersenyum karena bisa melihatmu sehat dan bahagia saat itu. Aku yakin itu artinya memang ini jalan terbaik buat kita, khususnya buatku. Memandangmu dari kejauhan tanpa kamu tau, harusnya memang begitu sedari dulu.

Kalau dipikir lagi, gadis itu beruntung ya, bisa mendapatkan hatimu tanpa harus bersusah payah. Sedangkan aku, harus berusaha keras untuk mendapat perhatianmu. Tetapi melihatmu tertawa lepas bersama teman sekelasmu kemarin membuatku tersenyum, senyuman itu yang dulunya bisa kulihat setiap hari dan senyuman itu pula yang selalu kutunggu setiap harinya. Hanya saja kali ini hanya impian kosong belaka untuk melihat senyuman itu setiap hari.

Untuk terakhir kalinya, maaf karena aku pernah perhatian padamu, maaf jika aku pernah membuatmu terganggu, maaf karena aku pernah menyukaimu dan maaf karena aku pernah sayang padamu